Berita  

Perhutani KPH Bondowoso Rotasi Pejabat, Fokus Perkuat Agroforestri dan Bisnis Kehutanan

Redaksi

Wartakotamu.com Bondowoso Rabu 13 Mei 2026: Perhutani KPH Bondowoso terus melakukan pembenahan internal guna memperkuat kualitas tata kelola organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja kelembagaan. Salah satu langkah yang ditempuh yakni melalui pelantikan dan serah terima jabatan pejabat jenjang IV yang digelar di Aula Silva Kantor Perhutani KPH Bondowoso, Jalan Achmad Yani Nomor 90 Bondowoso, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi yang diterapkan Perum Perhutani dalam rangka menciptakan organisasi yang profesional, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan pengelolaan kawasan hutan yang terus berkembang.

Dalam prosesi pelantikan itu, Dheny Agusanto yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Seksi (KSS) Perencanaan SDH dan Statistik Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) V Jember resmi dipercaya mengemban tugas baru sebagai KSS Pengembangan Bisnis Perhutani KPH Bondowoso. Penunjukan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor pengembangan usaha dan optimalisasi potensi bisnis kehutanan di wilayah kerja Bondowoso.

Selain itu, Perhutani juga melakukan rotasi jabatan antara Deny Setiadi, P.E.P yang sebelumnya menjabat KSS Agro dan Ekowisata dengan Dheni Firmansyah yang sebelumnya menempati posisi KSS Perencanaan. Pergantian posisi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian kebutuhan perusahaan terhadap kompetensi dan pengalaman kerja para pejabat.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa promosi maupun mutasi jabatan merupakan bagian penting dalam dinamika organisasi modern. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memberikan ruang pembelajaran bagi pegawai agar memiliki kemampuan lebih luas dalam berbagai bidang kerja.

Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi struktural, melainkan bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas manajerial, pengalaman lapangan, dan kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan perusahaan.

Baca juga :
Dugaan Korupsi di Proyek Tol Probolinggo-Besuki: LSM SITI JENAR Desak BPKP dan KPK Turun Tangan

“Promosi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran serta memberikan kesempatan kepada pegawai agar dapat belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang lainnya,” ujarnya.

Misbakhul Munir juga menyoroti pentingnya program Agroforestri yang pada tahun 2026 ditetapkan sebagai salah satu pilot project strategis Perhutani. Program tersebut dipandang memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan pendapatan perusahaan sekaligus memperkuat fungsi ekonomi, sosial, dan ekologis kawasan hutan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan agroforestri memerlukan sinergi kuat lintas bidang agar seluruh proses mulai dari perencanaan, produksi, hingga hasil agro dapat berjalan terintegrasi dan efektif. Dengan pola kerja yang kolaboratif, perusahaan diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan hutan yang lebih modern, produktif, dan berorientasi jangka panjang.

Ia menambahkan, keberhasilan program strategis tersebut sangat bergantung pada kemampuan seluruh jajaran dalam membangun koordinasi dan kerja sama yang solid. Oleh sebab itu, setiap bidang diminta untuk saling mendukung demi mencapai target perusahaan secara optimal.

“Karena bidang Agroforestri tahun ini menjadi pilot project, maka seluruh bidang harus saling mendukung dan bersinergi, baik bidang perencanaan, produksi maupun hasil agro, sehingga dapat terbangun kerja sama yang baik dalam mencapai target perusahaan,” tambahnya.

Kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat. Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan solidaritas dan komitmen bersama dalam membangun kinerja Perhutani KPH Bondowoso yang lebih baik.

Melalui rotasi dan promosi jabatan tersebut, Perhutani KPH Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi melalui pengembangan sumber daya manusia yang profesional, peningkatan kolaborasi internal, serta penguatan program strategis berbasis keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya hutan.

Baca juga :
BK DPRD Situbondo Dikecam: Dianggap Lumpuh, Tak Tegas, dan Gagal Tangani Dugaan Etik Berat

(Red/Tim-Biro Sitijenar Group Multimedia)

error: